Minggu, 12 April 2020

RESUME (KUNCI SUKSES JADI GUPRES)


Malam ini kuliah online bersama Bapak Encon Rahman seorang guru berprestasi dan juga motivator dari Majalengka Jawa Barat. Pak Encon Rahman menjadi gupres tingkat nasional juara 1 tahun 2016 dan terpilih mewakili bangsa Indonesia untuk tampil di ajang Internasional sebagai guru terbaik Indonesia pada tahun 2017 dari negara Thailand, yakni penghargaan princess maha chakri awards (PMCA). Beliau menyampaikan pengalaman dan trik bagaimana agar menjadi gupres tingkat internasional mewakili bangsa Indonesia di kancah internasional. Beliau juga menyampaikan bahwa lomba guru berprestasi bukan hanya ada di Indonesia tetapi lomba ini juga diterapkan  di negara-negara lain termasuk di Asia Tenggara. Itulah sebabnya pemerintah setiap tahun selalu mengadakan lomba gupres. Lomba gupres termasuk ajang berprestasi dan bergengsi bagi seorang guru, kenapa demikian karena penilaian gupres lebih komprehensif dan menyeluruh dari berbagai faktor. Sebagaiman kita ketahui di dalam undang-undang nomor 14 tahun 2005 jabatan guru itu adalah profesi. Seorang guru harus memiliki jabatan profesional di mana jabatan ini mencakup 7 M  yaitu :
1. Mendidik
2. Membimbing
3. Mengarahkan
4. Melatih
5. Menilai
6. Mengajar
7. Mengevaluasi

Pada sisi lain pemerintah selalu mengadakan lomba gupres baik dari tingkat jenjang satuan pendidikan TK, SD, SMP, SMA diantaranya memiliki tujuan :
1.Mengangkat guru sebagai profesi terhormat mulia bermartabat dan terlindungi.
2.Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya.
3.Meningkatkan persaingan yang sehat selalu memberikan penghargaan di bidang pendidikan.
4.Membangun komitmen mutu guru dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. 

Apa saja rahasia sukses Pak Encon Rahman jadi juara gupres dan jadi guru internasional mewakili Idonesia tahun 2017?
1. Memiliki amalan batiniah.
Salah satu amalan batiniah ketika kita akan mengikuti lomba gupres adalah jangan dengki kepada orang lain sesama peserta gupres.
Kedua jangan sombong dan rasa bakal jadi pemenang karena kita merasa paling banyak karya misalnya. Beliau mengatakan sejujurnya kalau pada ajang gupres ada rasa dengki sombong dan bakal menang malah akan terjadi sebaliknya. Itulah sebabnya hilangkan seluruh penyakit hati pada saat kita mengikuti ajang gupres baik mulai dari Kecamatan hingga nasional.
2. Memiliki amalan lahiriyah.
Adapun amalan lahiriahnya adalah isi seluruh komponen portopolio dgn benar. Selanjutnya bentuk perhatian yang diberikan pemerintah terhadap gupres, selain uang tunai 30,jt, leptop dan juga bisa  studi banding ke luar negeri juga kita sering diundang menjadi pembicara di berbagai tempat dari Kemendikbud.

Unsur-unsur yang dinilai untuk seleksi gupres adalah empat kompetensi yaitu:
1. kepribadian
2. sosial 
3. profesional
4. pedagogik.

4 unsur komponen tadi harus dibuktikan dlm bentuk portopolio, wawancara, tes, presentasi dan sikap kita pada saat mengikuti ajang gupres.

Memiliki tulisan yang dibukukan atau artikel di surat kabar merupakan salah satu penilaian dari pihak juri dari unsur profesional.

Itulah sebabnya rekan-rekan yang ingin menjadi gupres harus memiliki modal diantaranya tulisan-tulisan atau artikel yang pernah di di muat di surat kabar
Kumpulkan dari sekarang buku tulisan piagam dan sejenisnya untuk dijadikan salah satu bukti pada portofolio.
 
Proses menjadi gupres menurut Pak Encon adalah sebagai berikut :
1. Persiapkan dengan baik apa yang dibutuhkan dalam lomba tersebut dengan berdasar kepada pedoman lomba gupres yang selalu disampaikan pemerintah setiap tahunnya.
2. Jangan mau menjadi peserta gupres karena desakan pihak luar misalnya PGRI atau kepala sekolah padahal kita belum siap karena jika kita tetap memaksakan untuk ikut ajang gupres padahal kita tidak siap hanya akan menghabiskan biaya tenaga pikiran dan waktu saja.
3. Karya tulis untuk bekal gupres adalah buku-buku karangan sendiri atau keroyokan / antologi dan tulisan kita yang pernah dimuat berbagai media cetak.


Kisah paling sedih saat menjadi guru berprestasi Pak Encon diantaranya jangan ketergantungan kepada dinas perihal biaya dalam proses mengikuti ajang gupres. Kita harus mandiri. Menjadi gupres butuh modal, kesabaran, dan ketawakalan yang yang luar biasa. Kata mutiara beliau yaitu, jangan takut berbuat salah tapi takutlah tidak bisa memperbaiki kesalahan.
Menurut beliau untuk menciptakan produktivitas dan konsistensi diri yang kreatif modalnya adalah pembiasaan secara Istiqomah. Kemudian banyak belajar dari orang lain dan jangan merasa lebih hebat dari orang lain. Itulah sebabnya saya selalu bertanya dan menyimak pembicaraan orang lain dgn maksud untuk menambah ilmu.
 
Gupres secara cara fisik akademis dan profesional dinilai dari sudut portofolio. 
Namun untuk aspek pedagogik kepribadian dan sosial itu dinilai dari gesture wawancara cara presentasi dan performen pada saat kita ikut lomba.


 
Oleh TRIATMINI, S.Pd.SD
SDN Nglindur, Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta
 
 


2 komentar: