
Tema pertemuan dalam WAG belajar menulis gelombang 7 tadi malam adalah menulis tanpa ide yang disampaikan oleh Bapak Budiman Hakim atau yang dikenal dengan sebuatan Om Bud. Saya sedikit banyak akan meringkas apa yang telah disampaikan oleh beliau. Berikut penjelasannya :
Beliau menyampaikan bahwa menulis tanpa ide sebenarnya adalah judul buku beliau yang
terbaru, dan materi yang akan dibawakan adalah salah satu Bab yang terdapat
dalam buku itu, jadi judul materinya adalah MENULIS TANPA IDE. Beliau menjelaskan bahwa tulisan yang
bagus adalah yang mampu menggugah EMOSI pembacanya. Cara menilainya Cuma dengan
1 pertanyaan : Apakah buku kita mampu membuat pembaca tertawa terbahak-bahak? Artinya
ketika orang menangis atau tertawa , maka disitulah saat tulisan kita mampu menggugah EMOSI
pembacanya. Jadi kata kuncinya adalah EMOSI
Langkah menulis tanpa ide menurut Om Bud yaitu :
1. MEMANFAATKAN EMOSI
Caranya tuliskan
semua perubahan EMOSI dalam kehidupan kita sehari-hari. Metode ini disebut
dengan Cerpenting singkatan dari Cerita Pendek Tidak Penting. Cerpenting adalah
metode menuliskan peristiwa-peristiwa REMEH yang terjadi di sekeliling kita Meskipun
ceritanya sepele tapi ternyata kita ketawa atau terharu atas peristiwa itu.
Dengan kata lain emosi kita tergugah, jadi tulisan peristiwa tersebut Perlu
dipahami benar , ya bahwa ceritanya harus benar-benar TIDAK PENTING.

2. MEMANCING EMOSI
Dari emosi yang kita dapet bisa kita
konversikan menjadi ide.
"JANGAN MENUNGGU IDE DATANG LALU BARU
MENULIS. MENULISLAH DULU MAKA IDE AKAN
DATANG PADAMU."
Perlu ditekankan bahwa : IDE ITU GAK BOLEH DITUNGGU.
IDE ITU HARUS DIPANCING. Cara memancingnya adalah
dengan menuliskan benda-benda yang kita tangkap melalui panca
indra. Kemudian gabungkan dan susun semua
benda tadi menjadi
satu kesatuan dalam beberapa kalimat.

Oleh TRIATMINI, S.Pd
SD Nglindur, Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta
yukkita pesan bukunya, menulis tanpa ide
BalasHapus